MKIOS Dealer Jual Pulsa

MKIOSDealer Jual Pulsa | Kebanyakan dealer-dealer jual pulsa yang beredar atau tersebar di Indonesia menggunakan Chip MKIOS Mkios ini adalah outlet atau dealer yang mempunyai modal besar, karena tidak seperti yang Anda biasa lihat di outlet-outlet isi ulang pulsa yang cukup menggunakan ponsel untuk bertransaksi, dibutuhkan juga peralatan pendukung tambahan seperti komputer atau server yang terhubung dengan beberapa nomor handhone khusus untuk bertransaksi, dan nomor-nomor ini bekerja secara otomatis apabila ada agen yang mengirimkan pesan dengan format yang ditentukan, komputer ini akan membalas dengan mengirimkan pulsa ke nomor yang dituju. Pada umunya untuk mendapatkan chip untuk menjadi Agen Pulsa Resmi dari M-Kios ini akan dikenakan charge atau biaya yang cukup besar untuk mendapakan kartu atau chip tersebut yang selebihnya disebut Jaminan. Itupun harus disertai dengan Nama, Alamat, KTP dari pemilik outlet tersebut.
Beberapa waktu ke belakang, tidak semua Agen besar yang menghandel semua itu, ada juga program untuk outlet-outlet yang berkategori sedang yang bisa memiliki chip jual pulsa ini karena banyaknya transaksi yang sudah tidak tertampung dan yang bermodal besar sudah tidak banyak lagi saat ini, oleh karena itu pihak Dealer menghadirkan program ini dan tentunya tidak dikenakan biaya yang besar lagi. Pendaftarannya juga sudah dapat dilakukan dengan mendatangkan Sales resmi atau dengan mendatangi langsung ke dealer agar Anda bisa menemui customer service yang akan menjelaskan lebih detail program-program yang dimiliki dealer tersebut. Dan Agen yang mempunyai chip ini biasanya diberi kelonggaran dalam pengambilan nominal deposit.
Tetapi untuk saat ini malah dari pihak provider jual pulsa ini sudah tidak membuka pendaftaran lagi, dikarenakan terlalu banyaknya minat untuk menjadi Agen tersebut. Namun apabila dengan datang ke kantor penyedia layanan tersebut ada kemungkinan Anda kan di terima sebagai Agennya. Dan agen tersebut diberi wewenang untuk membuka jaringan lagi menjadi sub-agen. Namun belakangan ini mungkin sudah terlalu banyak sub-Agen dan Agen itu sendiri, jadi dealer atau Agen itu sendiri mulai membatasinya kembali.